Sabtu, 25 Agustus 2018

"Metafora Ombak (#2)", Karya Bernard Batubara


(Dari Buku “LUKA DALAM BARA”, hlm. 19)





Pandanglah aku sebagai ombak. Dan, kalau kamu adalah seorang peselancar, setiap kali kamu berniat mengendaraiku, aku akan menyarankanmu untuk berpikir ulang. Karena kamu harus tahu, bahwa aku ombak yang tidak mudah melepaskan.

Kalau kamu sudah memilih untuk menghampiri, apalagi mengendarai aku, aku ombak yang tak akan pernah mengizinkanmu kembali ke pantai untuk berselancar lagi bersama ombak yang lain.

Aku akan membuatmu jatuh dari papan selancar hanya agar kamu tidak bisa pergi ke mana-mana, selain terus bersamaku. Aku akan memilikimu selamanya. Aku akan memerangkapmu selamanya. Aku akan menarik, menenggelamkanmu hingga ke laut terdalam.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar