Selasa, 13 Desember 2016

Biar Sekelumit Mimpi

Oleh:
Rizki Ahmad Irsyad


Biar sekelumit mimpi
Bukan mudah dalam mencari, namun berpijar di antara geliat ilusi
Biar sekelumit mimpi
Terpatri bersama ujaran asa, menyuarakan tekad yang mencakar angkasa
Biar sekelumit mimpi
Memicu kokoh diri, dalam terjalnya jalan untuk menghampiri
Biar sekelumit mimpi
Menyambut remeh dengan ramah, dalam rupa pembuktian yang membantah
Biar sekelumit mimpi
Membingkai rapuh hati, menjaga langkah yang hendak memulai kembali
Biar sekelumit mimpi
Ialah penggembira, penyulut nyala ambisi yang tak lekas tergerus durasi
Biar sekelumit mimpi


Rabu, 7 Desember 2016, Pukul 20.05
Teras rumah, Jakarta Pusat



Selasa, 20 September 2016

Jendela yang Terbuka

Oleh:
Rizki Ahmad Irsyad




Sampaikanlah cerita
Pada jendela yang terbuka
Barangkali angin mampu menjemput syair hatimu ke sana
Barangkali getar udara sanggup menyuarakan apa yang tersembunyi-mu ke titik itu, titik yang sedang dan sangat ingin kau tuju

Sampaikanlah cerita
Pada jendela yang terbuka
Jangan pada jendela yang tertutup
Karena jendela yang tertutup itu pasti takkan mampu menerbangkannya
Ia akan terpantul, dan kembali menyelimuti setapak jiwamu yang hilang asa

Sampaikanlah cerita
Pada jendela yang terbuka
Walau untuk membukanya, kau harus didekap rumit yang menguras masa, yang tak berkhayal rupa


Selasa, 20 September 2016, ba’da Zuhur
Musholla tempat kerja, Jakarta Pusat