Minggu, 07 Mei 2017

Tentang Satu Waktu

Oleh:
Rizki Ahmad Irsyad



Hari ini, hitungan itu kembali bertambah di sisi manusia, sekaligus juga berkurang di sisi Tuhanku

Hari ini, halaman pertama dari 365 halaman buku berjudul "21 Tahun", yang baru saja aku terima dengan penuh syukur, dari Dzat Yang Telah Menyampaikan Diriku di Hari Ini

I say with every heartbeat, Alhamdulillah

Tentang satu waktu yang masih diberikan-Nya,
sejatinya kenikmatan tak pernah sedikitpun tak mengikutinya
Kenikmatan yang apabila aku mengira-ngiranya, tentu mustahil diriku dapat melakukannya

Tentang satu waktu yang masih diberikan-Nya,
semoga kekuatan selalu ada untukku menukar semua rumit dengan kesederhanaan, dalam menjangkau semua titik baik yang memang ingin dihampiri

Tentang satu waktu yang masih diberikan-Nya,
inilah cermin untuk memantau kembali rangkaian kekeliruan, untuk mengawal alur baru yang hendak dimainkan

Tentang satu waktu yang masih diberikan-Nya,
kehadiran insan-insan baik di sekelilingku juga merupakan anugerah

Tentang satu waktu yang telah diberikan-Nya,
tak terbantahkan, adalah instrumen refleksi diri untuk memperbarui laju hidup, serta belajar membangun cerita baru yang lebih berselimut tujuan

And I say with every heartbeat, Alhamdulillah



Dalam syukur yang terus mengudara
Kamis, dua puluh April ke dua puluh satu
Lantai 6 tempat kerja, Jakarta Pusat




Tidak ada komentar:

Posting Komentar